PMI Kecamatan Wanasalam Bersama TAGANA Kabupaten Lebak Tinjau Lokasi Banjir di Desa Cipedang

Screenshot_20260105-180056

jejakkasuspaltv.com | Lebak, Banten — Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Wanasalam bersama Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Lebak melakukan peninjauan langsung sekaligus assessment ke lokasi bencana banjir yang melanda Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, pada Minggu, 4 Januari 2025.

Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan sungai meluap dan air masuk ke permukiman warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 1 hingga 1,5 meter, menggenangi rumah-rumah warga dan fasilitas lingkungan.

Akibat kejadian tersebut, enam kampung terdampak dengan total sementara 469 Kepala Keluarga (KK) harus menghadapi dampak langsung banjir, mulai dari kerusakan rumah, terganggunya aktivitas sehari-hari, hingga ancaman kesehatan.

Data Dampak Banjir Desa Cipedang
Ketinggian air: ± 1 – 1,5 meter
Jumlah kampung terdampak: 6 kampung
Total warga terdampak: 469 KK
Rincian Kampung Terdampak
Kampung Sinar Bakti: 110 KK
Kampung Sukamaju: 106 KK
Kampung Pakbar: 78 KK
Kampung Cipedang Lio: 70 KK
Kampung Cipedang: 60 KK
Kampung Sindang Sari: 45 KK
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan PMI dan TAGANA melakukan pendataan korban terdampak pemetaan wilayah banjir, serta menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, pemantauan kondisi kesehatan, dan penyaluran bantuan awal.

Selain penanganan darurat, PMI dan TAGANA juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna menyiapkan penanganan lanjutan, seperti pemenuhan kebutuhan pokok warga terdampak, dukungan logistik, serta rencana pemulihan pascabanjir, termasuk perbaikan infrastruktur lingkungan yang mengalami kerusakan.

“Perkembangan situasi di lapangan akan terus kami pantau dan laporkan kepada pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ujar Adha Tanjung.

Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam upaya penanggulangan bencana serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

Laporan ini disampaikan sebagai bahan informasi dan tindak lanjut bagi seluruh pihak terkait dalam rangka memastikan keselamatan serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak banjir di Desa Cipedang.

Red : Tim

Editor ; Anto bastian