Jejakkasuspaltv.Com| Jalan Lintas Tengah Sumatera di Musi Banyuasin dan Musi Rawas hari ini tak lagi sekadar infrastruktur, melainkan wahana uji nyali. Lubang-lubang menganga menjadi penanda wilayah, sementara aspal yang tersisa berjuang keras mempertahankan identitasnya sebagai “jalan”. Namun jangan khawatir, semua ini tampaknya luput dari perhatian Gubernur Sumatera Selatan. Maklum saja, sulit melihat lubang dari ketinggian. Dari balik kursi empuk dan agenda seremonial, jalan rusak mungkin tampak rata, bahkan mulus, asal dilihat dari awan. Rakyat di bawah merasakan goyangan, hentakan, dan risiko setiap hari. Sementara pemimpinnya melayang ringan, tak terguncang, tak tersentuh, dan tentu saja tak terperosok. Jalan berlubang pun dibiarkan “berjalan-jalan”, sebab yang seharusnya berjalan di atasnya justru sibuk terbang. Beginilah potret kepemimpinan: ketika lubang di jalan nyata, tapi lubang kepekaan justru lebih dalam dan sulit ditambal ( MEDIA. JEJAKKASUSPALtv. ZILI SUMSEL) Editor : Anto bastian Related Posts:Jalan Poros Desa Parungsari Rusak Parah Akibat…Ratusan Jamaah Masjid Alhuda Kampung Sukosari Gelar…Jalan Lintas Nasional Malingping–Binuangeun Rusak…Pekerjaan Proyek Irigasi Rp8,4 Miliar Milik PUPR…Muba Ukir Sejarah: Sukses Jadi Tuan Rumah dan Juara…KEPRIHATINAN DAN KERUGIAN NYATA WARGA KAMPUNG… Post Views: 243 Navigasi pos Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Warga Dukung Swasembada Pangan Melalui Program P2B Kapolda Sumsel Hadir di Rakor Nasional Ketupat 2026, Sumsel Siap Amankan Arus Mudik Idulfitri