Respon Cepat BBWS di Desa Cikesik Atasi Lumpur Akibat Hujan Deras
Jejakkasuspaltv.com | Lebak, Banten – Menyikapi keluhan warga terkait adanya lumpur di badan jalan Desa Cikesik, Kecamatan Wanasalam, yang muncul akibat tanah terbawa kendaraan proyek saat musim hujan, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) bergerak cepat memberikan penanganan ( 23/11/2025 )
Hujan yang turun tanpa henti dalam beberapa hari terakhir membuat kondisi jalan menjadi licin serta mengganggu kenyamanan pengendara. Mengetahui hal tersebut, pihak proyek langsung menurunkan sejumlah pekerja untuk melakukan penyemprotan dan pembersihan lumpur di sepanjang badan jalan.
Beberapa pekerja dikerahkan sejak pagi untuk memastikan jalan kembali bersih dan aman dilalui. Upaya cepat ini mendapat apresiasi dari warga setempat.
Salah satu warga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas langkah cepat BBWS.
“Tadinya kami khawatir dengan kondisi jalan yang licin, tapi setelah melihat respon cepat dari pihak proyek, kami merasa tenang. Mereka langsung turun membersihkan jalan, dan sekarang kondisi jauh lebih baik. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.
Pengendara motor yang juga melintas, meski memilih tidak disebutkan namanya, turut memberikan apresiasi.
“Kami memaklumi kondisi ini karena musim hujan. Adanya lumpur itu wajar. Tapi setelah dibersihkan, kami sangat mengapresiasi kesigapan pihak BBWS,” katanya.
Pihak BBWS sendiri menjelaskan bahwa mereka telah menyiapkan tim khusus yang bertugas membersihkan jalan setiap hari, terlebih pada musim hujan.
“Terkait adanya lumpur, kami memang selalu siaga. Kebetulan waktu kejadian, tim penyemprot jalan sedang mengisi air ulang. Namun hanya selang beberapa menit, ketika ada kendaraan masuk dan keluar, jalan sudah kembali dilumuri tanah karena hujan deras. Tapi kami tetap komit membersihkan setiap hari, karena sudah ada petugas khusus penyemprotan,” jelas perwakilan BBWS.
Dengan langkah cepat dan koordinasi yang baik, pihak BBWS berharap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat terus terjaga, meski dalam kondisi cuaca ekstrem.
Editor : Anto bastian






