Motor Pengunjung Hilang di Area Parkir RSUD Malingping, Aktivis Soroti Buruknya Sistem Keamanan
jejakkasuspaltv.com | LEBAK – Peristiwa kehilangan sepeda motor di area parkir RSUD Malingping kembali menuai sorotan tajam. Insiden yang terjadi pada Selasa (18/03/2026) ini memicu kritik keras dari kalangan aktivis yang menilai sistem keamanan rumah sakit milik pemerintah tersebut masih jauh dari memadai.
Korban diketahui bernama Bangbang Irawan, warga Kecamatan Malingping. Ia kehilangan sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi A 3654 QE saat memarkirkan kendaraannya di area parkir rumah sakit. Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Malingping untuk ditindaklanjuti.
Berdasarkan laporan yang dibuat, korban mengalami kerugian sekitar Rp11.200.000. Ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku serta menemukan kembali kendaraannya yang hilang.
Insiden ini mendapat reaksi keras dari aktivis Ormas BPPKB. Aldy Renaldy menilai lemahnya sistem keamanan di lingkungan RSUD menjadi faktor utama terjadinya pencurian.
“Ada CCTV dan petugas keamanan, tapi tidak berfungsi maksimal. Dari rekaman yang beredar di media sosial, kualitasnya buram dan tidak membantu mengidentifikasi pelaku. Ini sangat disayangkan,” ujar Aldy dengan nada geram.
Ia juga mendesak pihak manajemen RSUD Malingping untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan, termasuk mengganti dan merawat perangkat CCTV agar dapat berfungsi optimal.
“Rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang aman bagi masyarakat. Jangan sampai kalah dengan toko-toko kecil yang justru memiliki sistem pengawasan lebih baik,” tambahnya.
Lebih jauh, Aldy mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukanlah yang pertama kali terjadi di lingkungan RSUD Malingping. Ia menilai kondisi ini menunjukkan adanya kelalaian serius dalam pengelolaan keamanan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Dr. Susi Mulyani hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons.
Kasus ini pun menambah daftar panjang keluhan masyarakat terhadap keamanan fasilitas publik, khususnya di area vital seperti rumah sakit. Masyarakat berharap ada langkah konkret dan cepat dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terus terulang.
Editor : Anto






